Tampilkan postingan dengan label TipsTrik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TipsTrik. Tampilkan semua postingan

11.15.2009

Merubah XP SP3 menjadi SP2 ataupun SP1

Apakah anda tahu bahwa Windows XP SP3 tidak kompatible dengan berbagai driver hardware ? dan pernahkah anda mengalami kejadian seperti tersebut seperti yang saya alami ? Lalu bagaimana mengatasinya? Apakah harus Install ulang dengan Windows XP SP2 ? kelamaan dong, nach beginilah caranya!

Caranya adalah dengan merubah register SPnya sesuai dengan yang kita inginkan.
1. Jalankan regedit melalui Start>Run>lalu ketik : REGEDIT
2. Tekan icon (+) Plus pada HKEY_LOCAL_MACHINE
3. Tekan icon (+) Plus pada SYSTEM
4. Tekan icon (+) Plus pada CurrentControlSet
5. Tekan icon (+) Plus pada Control
6. Tekan icon (+) Plus pada Windows
7. Dilayar sebelah kanan klik dua kali pada CSDVersion


8. Masukkan angka di Value data dengan Base Hexadecimal, yaitu :
100 untuk SP1
200 untuk SP2
300 untuk SP3
9. Apabila ingin merubah menjadi SP2 maka masukkan di Value data sebesar 200.
10. Tekan tombol OK untuk menyimpannya
11. Restart
12. Install driver yang bermasalah tadi
13. Setelah berhasil restart kembali
14. Ubah kembali CSD Versionnya menjadi SP3 dengan mengikuti langkah 1 s/d 8
15. XP kembali normal menjadi SP3 dan driver sudah terinstall.

Selamat Mencoba

6.29.2009

Melihat Kode Warna dengan Kalkulator

Sudah lama Saya Baru Nongkrong bareng lagi, Kali ini saya ingin Berbagi Tips Sederhana aja yang ringan ringan saja :d sekalian saya sedang meneliti, komentar saya di sini semakin meningkat apa malah turun :) Ini Tips Sederhana untuk Mengetahui Kode Warna. jika ingin melihat sampel warna dari blog/web atau yang lainnya :D.. Catatan: Ini hanya Jika gak punya Sofware ataupun Addons Firfox.. atau sekedar ingin tau aja :) Jika Gak Mau Pusing bisa Gunakan Tools ColorPic Sudah Lama gak Bermain warna Hawatir Lupa Sekarang Saya tes yah....!  Sebutkan Warna di Bawah ini:

MERAH KUNING PUTIH BIRU HIJAU HITAM

Semoga gak salah yah he he:d Ingat Warna Bukan Namanya =)) Ya udah Sekarang Lanjut tutorialnya yah...

1] Silahkan Buka Situs Atau Blog yang ingin di lihat kode warnanya :d misalnya http://dunia-blogger.blogspot.com kemudian Tekan Tombol [Print Screen /Prt Sc ] /* biasanya ada setlah tombol F12.

2]. Buka Paint. (Start-All Programs-Accessoris-Paint)

3]. Jika Sudah Silahkan  Klik Edit dan Paste (Ctrl +V)

4]. Silahkan Gunakan Pick Color /* di samping Lup dibawah gambar penghapus */ dan klik pada Warna yang ingin di lihat kodenya:d

5]. .Jika sudah silahkan klik Menu Color kemudian Edit Color. kemudian klik Define Custom Colors

6]. Akan Muncul Seperti gambar di bawah ini:









Panah merah menunjukan Contoh Warna dan Silahkan Lihat Untuk Mengetahui Kode Warna Ada Pada Kotak Biru:


Urutan Warnanya Harus dari Atas Ke Bawah :

red: 255, green: 149, dan Blue: 32

Terus Apa Gunanya Angka itu? Itu Adalah Kode Warna... Tapi dalam Bentuk Desimal, Sedangkan untuk Blog/Web mesti Hexadesimal Terus Gimana...? Supaya gak bingung mending gunakan Calculator

7]. Buka Calculator [Start -All Programs-Accesoris dan Pilih Calculator] pastikan tampilannya Scientific /*View-Scientific*/

8] Sekarang Merubah Warna dari Desimal ke Hexa lihat Gambar:








Ketikan Angka 255 dan kemudian Klik pada Linkaran yang ada bacaannya HEX
Nanti Akan di Tampil di Layar kode FF

Kembali klik Tombol DEC dan Lakukan Untuk yang lainnya Hasilnya seteleh di convert ke Hexa:
149 = 95 dan untuk 32 = 20

Makin Bingunga Aja nih Kayaknya :D
Selesai dan Sekarang Kode Untuk Warnaya Adalah tambahkan tanda # dan susunannya adalah RedGreenBlue

Hasil : #FF9520

Bermain main dengan Ms DOS

Kali ini kita coba bermain dengan salah satu file yang berkategori sistem dan terletak di
direktori C:\ dengan ukuran sekitar 2 kilo byte. File ini berkaitan erat dengan proses booting
Windows karena berisi setting - setting apa yang perlu dijalankan oleh sistem operasi dan apa
yang tidak. Namanya adalah MsDos.sys. File MsDos.sys mempunyai tiga bagian yaitu bagian pertama
adalah paths yang berisi letak direktori Windows; bagian kedua adalah options yang berisi
setting - setting yang perlu dijalankan Windows; dan bagian terakhir berisi deretan huruf -
huruf xxxxxx yang berfungsi untuk menjaga kompatibilitas dengan program yang lain. Dalam
artikel ini kita akan bermain dengan bagian options karena disamping bagian inilah yang
menarik, juga paling luas dan beragam setting - settingnya.
Karena termasuk dalam file sistem, maka file ini mempunyai atribut hidden (tersembunyi) dan
read only (hanya bisa dilihat tidak bisa diedit). Untuk itu agar dapat "dimainkan" pembaca
perlu mengubah attribut file tersebut. Bukalah Windows Explorer dan pilih menu View > Folder
Options. Pilih tab View dan klik option Show all files. Setelah itu tekan tombol Ok. Kemudian
carilah file sistem MsDos.sys yang berada di C:\ . Sebelumnya backup dulu file tersebut dengan
meng-copy ke disket. Kemudian klik kanan dan pilih Properties. Pembaca akan dihadapkan pada
kotak dialog properti untuk file MsDos.sys. Pada bagian attribute, kosongkan bagian Read Only d
an Hidden. Akhirnya buka file tersebut dengan Notepad. Sekarang , yuk , kita mulai mengutak -
utik MsDos.sys. Perlu diingat, jangan diubah - ubah bagian yang lainnya kecuali bagian yang
dijelaskan ini.



Setting BootGui
===============
Setting ini fungsinya menentukan apakah komputer akan menggunakan interface GUI atau tidak.
GUI adalah singkatan dari Graphical User Interface yaitu suatu antarmuka untuk pengguna
komputer yang berbasis grafis. Secara bawaan (default), setting di MsDos.sys adalah BootGui = 1
artinya komputer akan menggunakan sistem Gui dan masuk ke Windows. Sebaliknya bila berisi 0,
maka komputer hanya akan booting sampai ke MsDos prompt saja tidak diteruskan ke Windows. Untuk
masuk ke Windows pembaca perlu mengetikkan 'Win' kemudian tekan Enter. Ringkasnya, tambahkan
salah satu setting berikut ini dibagian option.

BootGui=1 (masuk ke Windows)
BootGui=0 (hanya sampai ke Dos)

Setting AutoScan
================
Apabila listrik tiba - tiba pada padam saat komputer kita nyala atau kita mematikan komputer
dengan tidak normal, maka secara otomatis komputer akan melakukan Scandisk pada harddisk ketika
kita menyalakan komputer diwaktu kemudian. Ini merupakan suatu prosedur standar yang dilakukan
Windows untuk menghindari kerusakan harddisk. Pada setting autoscan inilah yang menentukan
apakah harus dijalankan Scandisk atau tidak. Nilainya adalah sebagai berikut :

AutoScan = 0 (tidak ada scandisk meski shut down tidak normal)
AutoScan = 1 (ada scandisk ketika shutdown tidak normal)

Pembaca perlu mempertimbangkan dengan mendalam bila memilih setting autoscan = 0. Karena salah
satu fungsi scandisk adalah memperbaiki kerusakan pada harddisk karena shut down yang tidak
sesuai prosedur.

Setting BootSafe
================
Masih serupa dengan masalah di atas yaitu ketika komputer dimatikan secara tidak sesuai
prosedur, terkadang komputer akan booting dan masuk ke Windows dengan modus safemode. Setting
pada MsDos.sys juga yang mengatur masalah ini.

BootSafe = 1 (komputer akan selalu masuk ke safe mode)
BootSafe = 0 (komputer booting secara normal)

Setting BootKeys
================
Sewaktu komputer booting, user diperkenankan untuk memilih pilihan booting sehingga user dapat
memilih untuk booting ke Windows, MsDos, Safe mode, dll. Hal ini dapat dilakukan bila user
menekan tombol F8 sesaat setelah tampil tabel Configurations System pada layar monitor.
MsDos.sys jugalah yang mengatur diterima atau tidaknya penekanan tombol F8, yaitu pada setting
Bootkeys di bawah ini :

BootKeys = 0 (penekanan tombol F8 diterima)
BootKeys = 1 (penekanan tombol F8 tidak diterima)


Setting BootMenu
================
Dalam kaitannya dengan proses booting setelah user menekan tombol F8, maka akan tampil pilihan
menu booting seperti di bawah ini :

Microsoft Windows 98 Start Up Menu
===========================
1. Normal
2. Logged (\Bootlog.txt)
3. Safe Mode
4. Step-by-step Confirmation
5. Command Prompt Only
6. Safe Mode Command Prompt Only

Menu tersebut meminta user untuk menentukan pilihan modus yang akan digunakan dalam proses
booting, apakah normal, safe mode atau yang lain. Setting BootMenu juga dapat ditambahkan ke
MsDos.sys agar selalu menampilkan pilihan menu di atas meskipun user tidak menekan tombol F8.

BootMenu = 0 (menu tidak akan tampil meski user menekan F8)
BootMenu = 1 (menu selalu tampil meski user tidak menekan F8)


Setting BootDelay
=================
Masih juga berkaitan dengan topik di atas, jeda waktu yang diberikan kepada user untuk menekan
tombol F8 juga dapat diatur dengan MsDos.sys. Isikan saja setting BootDelay pada bagian option
MsDos.sys dengan waktu yang pembaca inginkan. Secara default (bawaan) jeda waktu yang diberikan
adalah 2 detik. Misalnya kita ingin membuat jeda waktunya 4 detik, maka masukkan dalam
MsDos.sys setting berikut ini :

BootDelay = 4 (Membuat jeda waktu 4 detik)

Setting Logo
============
Pada awal mula komputer booting maka secara otomatis akan ditampilkan logo Windows yang
memenuhi layar monitor. Dengan penekanan tombol ESC maka logo Windows akan hilang. Tetapi
beberapa saat kemudian akan tampil lagi. Dan pada saat komputer booting ulang maka logo Windows
akan tampil lagi. Setting Logo di sini berperan dalam masalah ini. Tambahkan setting Logo di
bawah bagian Option untuk menentukan apakah logo Windows akan tampil atau tidak tampil secara
permanen.

Logo = 1 (Logo Windows akan ditampilkan)
Logo = 0 (Logo Windows tidak ditampilkan)

Bila pembaca menambahkan setting Logo = 0, maka logo Windows tidak akan ditampilkan. Yang ada
hanya tulisan "Starting Windows 98 ..." yang tampil setelah tabel System Configuration.


Gambar 1.
Isi file MsDos.sys


Itulah setting - setting yang dapat pembaca terapkan untuk bermain - main dengan file
MsDos.sys. Sebagai catatan yang perlu sekali diingat, file ini adalah file sistem, kesalahan
mengutak - atik akan mengakibatkan Windows tidak berjalan normal atau bahkan corrupt. Ibarat
kita bermain dengan API…

Proteksi Billing Warnet

Artikel ini merupakan solusi dan himbauan kepada khususnya para pengusaha warnet dan
rental pengetikan yang menggunakan program billing komputer sebagai cara menghitung biaya
pemakaian komputer. Karena kebanyakan program billing yang mereka gunakan mengambil waktu dari
komputer client, sehingga terdapat celah bagi para penyewa komputer tersebut untuk mengubah
lama pemakaian sewa komputernya.

Umumnya dan kebanyakan program billing yang ada mengambil waktu dari komputer lokal (client)
sehingga apabila timer di pojok kanan bawah diubah mundur maka perhitungan program billing
berubah. Misalnya, seharusnya sudah Rp 8000 menjadi Rp 6000, karena durasi pemakaian telah
dikurangi. Hal ini tentu akan sangat merugikan bagi para pengusaha warnet atau rental komputer
biasa. Untuk itu artikel ini hadir untuk membuat solusinya dengan cara yang paling mudah dan
murah.
Penulis tidak menyarankan untuk meng-upgrade dan memperbaiki program billing tersebut
karena akan memerlukan biaya yang mahal kecuali warnet tersebut telah mempunyai programmer
sendiri, tetapi tetap gunakan saja program billing yang sudah ada itu dengan ditambah cara untuk
memproteksi timer komputer. Jadi program billing yang ada tetap digunakan dan dibarengi dengan
melindungi timer komputer dari perubahan tangan - tangan usil user penyewa warnet.

Pada dasarnya akses ke timer komputer dapat diperoleh dengan tiga cara yaitu :
1. Melalui Start | Setting | Taskbar & Start Menu
2. Melalui Start | Setting | Control Panel | Date/Time
3. Klik kanan pada taskbar dan pilih Properties kemudian check Show Clock dan tekan OK.




Dengan memproteksi atau memblok akses ke timer komputer, maka user tidak dapat mempermainkan
durasi waktu yang telah dihitung oleh program billing kita. Ikuti langkah - langkah berikut
untuk memproteksinya :
1. Klik kanan taskbar dan pilih Properties, kemudian uncheck Show Clock dan tekan tombol OK. Dan jangan senang dulu karena langkah ini belum apa - apa.

2. Tekan Start | Run, dan ketik "Regedit" pada bagian Open.

3. Mulai step ini pembaca akan mempermainkan registry Windows, suatu bagian yang paling vital dari sistem Operasi Microsoft Windows.

4. Buka key HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer.

5. Klik Edit | New | DWORD Value. Beri nama dengan "NoSetFolders" dan isikan dengan
nilai "1".

6. Klik lagi Edit | New | DWORD Value. Beri nama dengan "NoSetTaskbar" dan isikan dengannilai "1".

7. Buka key HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System.

8.Klik lagi Edit | New | DWORD Value. Beri nama dengan "DisableRegistryTools" dan isikan dengan nilai "1". Bagian yang terakhir ini untuk memblok pengaksesan registry. Sehingga user tidak dapat mengubah - ubah registry.

9. Restart PC dan program billing Anda telah terlindungi dengan baik. Have An Ice Day…..

Ini hanyalah satu tips sederhana untuk melindungi program billing dalam usaha mencegah kerugian yang akan kita dapat ….

6.28.2009

Hanya Menampilkan Icon Pada Taskbar

Secara default taskbar akan menampilkan caption dan icon aplikasi yang sedang aktif (dalam bentuk button). Dengan tips berikut ini Anda bisa menghilangkan caption dan hanya menampilkan iconnya saja. Dengan begitu Anda masih punya ruang yang cukup jika pada saat yang bersamaan Anda menjalankan banyak aplikasi.


1. Jalankan registry editor, caranya klik tombol Start - Run. Ketik regedit lalu tekan OK.
2. Masuk ke key HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop\WindowMetrics
3. Pada panel sebelah kanan cari string value MinWidth lalu ubah nilainya menjadi -255. Jika string value tersebut belum ada, Anda harus membuatnya dengan cara mengklik kanan lalu pilih New - String Value.

Tips Mempercepat Pemanggilan Aplikasi

Anda pasti mempunyai program-program favorit, dalam arti program yang sering sekali Anda gunakan. Misalnya MS Word, MS Excel, Corel Draw dan sebagainya. Untuk menjalankan aplikasi tersebut biasanya Anda harus mengarahkan mouse ke Start - Programs - Microsoft Word (atau yg lainnya).

Nah, kali ini kami akan memberikan tips cara menjalankan aplikasi favorit tersebut dengan mudah, hanya dengan menekan kombinasi tombol yang dapat Anda pilih. Langkah lengkapnya sebagai berikut:


1. Klik kanan pada shortcut aplikasi yang Anda inginkan (biasanya terletak di Start - Programs), lalu pilih properties. Maka akan muncul tampilan seperti pada gambar di bawah ini.



2. Letakkan cursor mouse ke edit box Shortcut Key. Lalu tekan kombinasi tombol yang Anda inginkan.
Dalam gambar , kombinasi tombol yang digunakan adalah Ctrl + Shift + W.




3. Setelah itu letakkan cursor mouse di edit box Run. Terdapat tiga pilihan yaitu Normail window, Minimized, Maximized. Maximized berarti aplikasi tersebut akan terbuka dengan ukuran window maksimal. Minimized berarti aplikasi akan terbuka dalam keadaan minimize.

4. Mulai sekarang untuk membuka aplikasi yang Anda inginkan tinggal menekan kombinasi tombol yang telah Anda tentukan pada langkah ke-2 tadi. Selamat mencoba!

Catatan:
Pada gambar di atas terdapat tulisan Tipe Target, Letak Target, Target, Mulai dr, Cari Target dan Ganti Icon. Tulisan-tulisan tersebut telah diganti dari aslinya yang berbahasa Inggris dengan menggunakan program ResourceHacker. Ikuti cara mengganti tulisan tersebut di sini.

Menyembunyikan Tombol Start Dengan Start Killer 3.0

Start Killer adalah software kecil untuk menyembunyikan tombol Start yang terletak di pojok kiri bawah. Saat software tersebut dijalankan, tombol Start akan “menghilang” dari taskbar dan Anda akan mendapat sedikit tambahan ruang pada taskbar.

Walaupun tombol Start tidak ada, Anda tetap bisa mengakses Start Menu dengan menekan tombol Ctrl + Esc atau tombol Windows.


Untuk menampilkan kembali tombol Start, Anda harus menutup Start Killer dengan mengklik kanan icon Start Killer pada systray dan klik menu Exit.

32-Bit Edition : Download 32-bit Edition

64-Bit Edition : Download 64-bit Edition

2.17.2008

Menyimpan isi folder

Anda yang sering mengamati isi dari suatu folder, tentunya butuh cara yang tepat dan cepat. Untuk itu ikuti langkah berikut :
Pertama buat file isifolder.bat dengan Notepad dan diletakkan di c:\windows, lalu ketikkan :
@echo off
dir %1% /o > c:\windows\isifolder.txt
notepad c:\windows\isifolder.txt

Buka registry lalu ke key [HKEY_CLASSES_ROOT\Directory\Shell
Buat key baru dg mengklik kanan pilih New - Key.
Pindah ke panel sebelah kanan, klik 2x pada Default.
Isi dengan &Lihat Isi Folder
Buat key lagi dengan nama command.
Pd panel sebelah kanan klik 2x pd Default.
Isi dengan c:\windows\isifolder.bat %1
Mulai sekarang untuk melihat dan menyimpan isi dari suatu folder, Anda tinggal mengklik kanan pada folder tersebut.

Menginstall Font's Lebih cepat

Untuk menginstall font biasanya kita harus mengikuti langkah yang panjang : Start > Settings > Control Panel > Font. Lalu dari situ Anda harus klik File > Install New Fonts. Cara tersebut tentunya sangat menjengkelkan. Sebenarnya ada cara yang lebih mudah, yaitu :

Cara pertama :
  1. Buka registry editor.
  2. Pindah ke key "HKEY_CLASSES_ROOT\TTFFILE\SHELL".
  3. Pilihlah perintah "Edit > New > Key" dan berikanlah nama "Install Fonts" pada key yang baru diletakkan tadi.
  4. Klik ganda pada bagian jendela kanan pada entry "(Default)".
  5. Berikan nilai "Value"-nya "Install Font" dan konfirmasikan perubahan ini dengan mengklik "OK".
  6. Tandai sekali lagi subkey "Install Font" dan di dalamnya dengan menggunakan perintah "Edit > New > Key".
  7. Buatlah sebuah subkey baru yang dinamakan "command".
  8. Klik ganda pada "(Default)", berikan pada "Value"-nya perintah "c:\windows\command\xcopy32.exe %1 c:\windows\fonts".
  9. Sekarang jika Anda mengklik kanan pada file *.ttf akan muncul menu Install Fonts. Jika anda memilih menu ini, maka file font tersebut akan di-copy ke dalam folder Windows anda.

Cara kedua :

  1. Buat shortcut yang menunjuk ke directory font pada Windows Anda (C:\Windows\Fonts).
  2. Letakkan shortcut tersebut pada directory Send To.

Sekarang untuk menginstall font, klik kanan pada file *.ttf, pilih Send To > Fonts.

2.16.2008

Menghilangkan Password Bios

Tips ini saya dapatkan dari seorang teman beberapa tahun yang lalu Mungkin ini bisa membantu rekans yang membutuhkan
Masuk ke mode DOS setelah muncul prompt DOS c:\> ketikkan DEBUG seperti ini


c:\>DEBUG

Untuk selanjutnya ketikkan

o 70 2e
o 71 ff
Q

Pada layar monitor akan terlihat seperti dibawah ini c:\>DEBUG

-o 70 2e
-o 71 ff

setelah mengetikkan Q anda akan keluar dari debug yang menandakan anda sudah selesai. Selanjutnya restart komputer anda, tekan DEL dan SELAMAT anda sudah bisa masuk ke BIOS.
Pemasangan Iklan


Get 4Shared Premium!
Protected by Copyscape Duplicate Content Detector